Belakangan ini banyak netizen di Instagram disuguhkan informasi-informasi baru seputar perbayi-an, dari para selebgram. Yang rame disorot adalah publik figur seperti beberapa seleb/artis yang menjadi endorse dari produk bayi. Di sini saya akan membahas skup kecil seputar pergendongan. Sebut saja gendongan #geos, atau yang lagi rame #hipseat.


Sayangnya para selebgram tersebut mungkin kurang informasi atau kurang ilmu #babywearing sehingga pada foto yang mereka tampilkan hanya untuk menonjolkan wajah si selebgram dan produk yang diendorse, tanpa memperhatikan safety / keamanan. Beberapa saya temukan foto mereka menggunakan gendongannya dengan posisi yang kurang aman, kurang tepat, tidak optimal, bahkan terkesan dipaksakan (yang penting terlihat “menggendong”). Padahal produk berupa gendongan haruslah disertai petunjuk keamanan dan petunjuk pemakaian supaya yang digendong SELALU AMAN. Karena yang digendong adalah BAYI.


Menurut @babywearingintl, ada 5 poin yg penting yang harus diperhatikan:


T • Tight • Ketat, posisi bayi menempel cukup ketat seperti selalu dipeluk, supaya bayi nyaman. Jangan longgar karena posisi bayi bisa melorot dan wajah bayi bisa tertutup kain gendongan (yg bisa ganggu pernafasan).I • In View All Times • Wajah bayi selalu terlihat oleh penggendong dengan mudah. Pastikan tidak ada kain yang menutupi wajah bayi, supaya tidak menghalangi bayi bernafas.


C • Close Enough To Kiss • Posisi kepala bayi berada sedikit di bawah dagu penggendong, sehingga penggendong mudah mencium kepala bayi. Hal ini memudahkan dan mempercepat penggendong untuk merespon bayi (mengantuk, haus, capek, tidak nyaman, dsb).


K • Keep Chin Off The Chest • Cegah dagu bayi menempel pada dadanya (posisi bayi seperti meringkuk), supaya jalan pernafasan bayi tidak terganggu. Minimal ada ‘gap’ sebesar 1-2 jari antara dagu dan dada bayi.


S • Supported Back • Pada posisi bayi tegak (upright) pilih/posisikan kain gendongan supaya menyangga / menopang punggung bayi dengan penuh (sampai belakang leher). Dada dan perut bayi menempel dada dan perut penggendong. Posisi tegak dalam hal ini adalah posisi alami (natural) untuk bayi.


Apapun jenis gendongannya, sebaiknya selalu disediakan buku manual berisi petunjuk keamanan dalam menggendong dan petunjuk cara menggendong.


Apapun jenis gendongannya, cek selalu jahitan kain sebelum memakai, untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan.


Pastikan T.I.C.K.S selalu terpenuhi.


Ketika produk gendongan tidak dilengkapi dengan petunjuk keamanan dan petunjuk pemakaian, maka pembeli akan mencoba dengan caranya sendiri atau melihat ‘foto para selebgram’ yang mempromosikan gendongan tersebut. Nah, ketika para selebgram pun tidak menggendong dengan cara yang benar, maka informasi yang salah akan ditiru oleh pembeli gendongan.


Hal ini akan sangat membahayakan bagi pemakai gendongan, khususnya yang digendong. Selain itu brand/merk/jenis gendongan juga akan menjadi jelek reputasinya.


Saya menghimbau para orangtua yang antusias untuk mempelajari teknik menggendong, bisa mencari informasi tentang keamanan dalam menggendong. Ngga cuma aman, tapi juga nyaman untuk penggendong dan yang digendong.


Informasinya sebenarnya banyak. Bisa membaca di situs tentang #babywearing (bahasa inggris), atau forum semacam @mommiesdailydotcom atau @the_urbanmama, atau ikuti grup @indonesian_babywearers di Facebook.


Selalu bekali diri sendiri informasi yang memadai demi keselamatan bayi anda.


@babywearingintl
@keepcalmandcarrythem
@wrapyouinlove
@ibwjabodetabek
@ayahgendongindonesia
https://gendongangeek.com by @estipramono
https://fb.me/mamasjourneyindonesia/ by @inggrid_damayanty
https://makgendong.wordpress.com

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: