Berkesempatan mencoba TW (Travelling Wrap) milik @kantiewilujeng Mehdai Daiesu Jigsaw. Baru sampai kemarin, langsung cek nubs and snubs. Ada beberapa pulls kecil wajar, 1 noda dan 2 nasi kering. Sudah lapor ke host / owner, dan disepakati bersama unt saya cucikan, dengan detergen yg direkomendasikan khusus unt gendongan dan gentle cycle pada mesin cuci.

Yg saya sayangkan, msh banyak anggota yang belum tau, bahwa ketika menjadi peserta TW, harus menjaga gendongan sebaik mungkin. Biasanya memang ada aturannya, rumah bebas asap rokok, bebas bulu binatang, dsb. Tp jg menggunakan common sense seperti: jgn sampai kena noda, khususnya makanan. Dan juga hindari memakai perhiasan, jarum/peniti, segala yg tajam, ketika sdg mencoba gendongan TW.

Harganya tidak murah. Maka ketika gendongan kembali ke owner, akan sangat mengecewakan kalo menemukan kondisinya ada pulls dan noda sedikitpun. Padahal bisa dihindari kalau kita niat sama-sama menjaga dan berhati-hati.

Ada yg komen: “resiko TW” ketika mendapati gendongannya ada noda.
Kata siapa owner harus terima resiko? Kalo begitu caranya, tidak akan ada owner yang mau meminjamkan gendongannya lagi dong. Siapa yang mau rugi? Harusnya peserta banyak-banyak terima kasih boleh diberi kesempatan unt meminjam, sambil belajar mengenal jenis-jenis gendongan lainnya, gratis pula (cuma bayar ongkos kirim ke peserta berikutnya).

Ada: “Kan timbal balik untuk ngelemesin WW”. Kata siapa? Masih banyak cara lain unt bikin WW break in, tanpa harus menanggung resiko dari mulai pulls, noda, bahkan sampe bolong, atau hilang, tanpa ada jaminan apa-apa untuk owner. Owner hanya bisa gigit jari. Mau? Saya sih ngga mau.

Please be smart and responsible. Terima kasih.

#indonesianbabywearers#nusantaramenggendong#takgendongkemanamana#wearallthebabies#washingday#daiesu#babywearing#jabodetabekmenggendong

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: