Ketika anak sudah menjelang umurnya toddler, sudah bisa jalan, beratnya lebih dari 10 kg, masih ingin digendong, pertimbangkan untuk posisi gendong belakang.

Anak (yang sudah bukan bayi lagi, hihi), kemungkinan akan lebih menikmati gendong belakang karena dia dapat sambil melihat sekitar, dengan ‘eye level’ yang sama dengan penggendong.

Kalau anak sudah bisa berkomunikasi, dia dapat sambil bercakap-cakap dengan penggendong, menceritakan apa yang dia lihat.

Ketika gendong belakang, penggendong akan merasakan lebih supportive, selayaknya membawa ransel di punggung (daripada di dada / di depan).

Bila gendong belakang menggunakan woven wrap terlihat sulit, akan selalu ada Soft Structure Carrier yang siap membantu proses gendong belakang dengan cukup mudah.

Carrier: #bobitacarrier @bobitawrap
Position: #BackCarry
Baby’s Age: approx 19 months old

#nusantaramenggendong #indonesianbabywearers #babywearing #takgendongkemanamana #wearallthebabies #babywearingforall #babywearingmama #babywearingindonesia #jabodetabekmenggendong #babahordozas #hordoznijo #babywearingeducator #babywearingphotography #konsultanmenggendong

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: