Pernah dengar “menyusuilah dengan keras kepala”? Nah, saya termasuk golongan ini.

Lima tahun yg lalu saya melahirkan tanpa ada kelas childbitrh education, kelas menyusui, di benak saya. Melahirkan dan menyusui proses alami kan? Well, saya terlalu pede / cuek, dan ternyata mengalami kendala.

Sudah berkali-kali dibantu perawat untuk memposisikan bayi saat menyusui, tapi ketika mencobanya sendiri.. gagal, ngga pas, sakit, lecet, berdarah. Tiap menyusui, rasanya seperti diiris-iris.

Syukurlah ada dokter konselor menyusui yang praktek di dekat rumah kala itu. Beliau adalah @maharanibayu. Setelah bertemu, ternyata problemnya sepele: posisi kurang tepat, sehingga kurang latch on.

Andai saya tidak anggap sepele, ttg ilmu persiapan ‘becoming motherhood’, tentu saya tidak akan mengalami proses berdarah-darah selama seminggu lebih.

Andai saya tidak mengalami ‘jatuh’, maka saya belum tentu menjadi seperti sekarang: keras kepala unt menyusui 2 tahun, proses bonding dengan anak melalui kegiatan menggendong, dan akhirnya membawa jalan sampai di titik ini.

Beruntung di jaman now mulai banyak dan mudah dijangkau kelas-kelas childbirth education, kelas menyusui, kelas newborn care, hingga kelas menggendong.

Gunakanlah, manfaatkanlah. Carilah ilmu sebanyak-banyaknya.

#Repost@yufinats with @get_repost

Selamat Memperingati Pekan ASI Sedunia 2018

#day1

MENYUSUI adalah solusi menyeluruh yang berperan penting bagi tumbuh kembang anak, memberikan kehidupan yg baik diawal kehidupan. Meningkatkan kondisi kesehatan, kesejahteraan dan kelangsungan hidup Ibu dan Anak di seluruh dunia.

Memberikan ASI adalah hadiah terbaik bagi setiap kelahiran bayi di dunia, terkadang tidak mudah karena berbagai tantangan. Tapi sangat layak diperjuangkan.

#pekanASIsedunia#WBW2018#PAS2018#worldbreastfeedingweek2018#yufinatsilustrASI#yufinatsdigitalillustration

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: