Ketika saya mengajar workshop menggendong, saya selalu menawarkan pada “opsi” / pilihan. Saya selalu memberikan opsi untuk posisi gendong (gendong depan, samping, belakang), dan juga jenis gendongan yang tersedia.
Karena rupanya masih banyak newbie mommies yang menganggap gendongan bayi ya hanya selendang saja, atau hanya hipseat saja, dan lain sebagainya. Padahal kalau kita pelajari, ada banyak macamnya dan masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, yang bisa jadi berbeda preferensi bagi masing-masing individu. Pilihan gendongan untuk ayah dan ibu saja akan wajar bila berbeda.
Yang sama adalah.. tujuan dari menggendong: bonding dengan anak, kebutuhan keamanan dan kenyamanan anak, praktis, ringkas, dsb. Tentu saja budget yang disiapkan untuk membeli gendongan sangat bervariasi.
Kalau di foto ini namanya #mehdai, mungkin masih asing didengar, tapi ini adalah jenis gendongan yang menginspirasi pembuat #softstructuredcarrrier. Tidak ada busa tebal pada bahu dan lingkar pinggang membuat gendongan ini bisa diikat agak tinggi di atas garis pinggang, sehingga ketika gendong belakang, anaknya dapat melihat ke depan melewati kedua bahu penggendong. Seru yaaa. Warnanya pun seperti gulali, tosca – pink.. hasil kreasi ibu kreatif dibalik @thenest.babywrap.
#Mehdai ini bisa 3 posisi: depan, samping dan belakang. Seat dan body panel bisa cinchable (dikecilkan) sesuai ukuran tubuh bayi yang berkembang dari lahir sampai toddler. Hebatnya lagi, karena mempunyai “tails” atau tali yang menyilang di area pantat bayi, bisa menambah topangan paha bayi untuk umur diatas toddler. Ada hood juga. Gendongan ini tanpa material berbahan plastik maupun metal (tidak ada buckle, tidak ada ring).
Kabarnya, proses pembuatan produk ini makan waktu cukup lama, sehingga jumlah stoknya ngga banyak dan perlu waktu lagi untuk produksi berikutnya. Wah, kudu gercep!
#babywearing #takgendongkemanamana #reviewmommygolda #thenestbabywrap #babywearingconsultant #babywearingeducator



No responses yet